Bumi Memasuki Era Antroposen, Amankah untuk Manusia?

Sugeng rawuh Digfor Design di Portal Ini! Mencekam, Sonora Jadi Medan Baku Tembak Aparat Gabungan dan KKB

Jakarta – Derek Lynch, profesor ilmu pertanian dan ekologi pertanian di Dalhousie University, mengatakan planet Bumi telah memasuki era Antroposen. Berdasarkan data yang diolah Digfor Design Tekno pada Kamis 26 Oktober 2023, telah dimulai masa Antroposen, dimana aktivitas manusia mulai memberikan dampak negatif terhadap ekosistem bumi.limbah-air-radioa_663_372.jpg” width=”665″> Sumber: ANTARA PHOTO /REUTERS / Minwoo Park / hp/aa Tidak ada konsensus mengenai kapan Anthropocene dimulai, namun beberapa ilmuwan berpendapat bahwa Anthropocene mungkin dimulai pada masa Revolusi Industri pada akhir abad ke-18. Beberapa ilmuwan juga mengatakan bahwa Anthropocene dimulai. sebagian besar sekitar tahun 14.000-15.000 Diperkirakan bahwa periode ini mungkin dimulai antara tahun 1960 dan 1980. Selain perdebatan mengenai kapan periode Antroposen dimulai, periode ini pada dasarnya adalah periode ketika aktivitas manusia menimbulkan dampak negatif terhadap Bumi. melalui sisa-sisa makhluk yang hidup pada periode tersebut. Misalnya, fosil Tyrannosaurus Rex adalah contoh khas dari periode Kapur Akhir. .Ketika ahli geologi masa depan memeriksa Antroposen, mereka mungkin menemukan puing-puing plastik dan sisa-sisa hewan peliharaan. ayam mendefinisikan kehidupan manusia pada saat itu. Sebab, menurut penelitian yang dilakukan World Economic Forum, diperkirakan jumlah sampah plastik akan melebihi jumlah ikan di laut pada tahun 2050. Sumber: ANTARA PHOTO/Dedhez Anggara Sementara itu, laporan United Poultry Concerns menyebutkan bahwa peternakan ayam juga berkembang pesat. Faktanya, 50 miliar ayam disembelih untuk konsumsi manusia setiap tahunnya. Diketahui bahwa gas metana yang dihasilkan oleh ayam dan hewan ternak lainnya meningkatkan emisi gas rumah kaca dan menyebabkan pemanasan planet. Hal ini dijadikan sebagai petunjuk bahwa Bumi telah memasuki masa Antroposen: Laju kepunahan flora dan fauna lebih cepat dari rata-rata. Jika manusia tidak mencegah hal ini, Bumi akan kehilangan sekitar 75 persen spesiesnya dalam beberapa abad mendatang. Karbon dioksida di atmosfer mengalami peningkatan terbesar dalam 66 juta tahun terakhir. Sampah plastik memenuhi saluran air dan lautan dengan partikel mikroplastik yang sudah mencemari ekosistem laut. Jumlah nitrogen dan fosfor dalam tanah meningkat dua kali lipat dalam satu abad terakhir karena penggunaan pupuk. Gletser dan pembakaran bahan bakar fosil meninggalkan lapisan jelaga, atau karbon hitam, di udara. Mungkin sudah terlambat untuk menghilangkan “jejak buruk” umat manusia di planet ini, namun masih ada waktu dan peluang untuk memerangi dampak buruk aktivitas manusia terhadap iklim dan lingkungan. Para Ilmuwan Mengungkapkan Jam Kiamat yang Panik dan Masa Depan Bumi yang Dekat Para ilmuwan akan segera mengungkap seberapa dekat jam hipotetis yang disebut “Jam Kiamat” dengan tengah malam, yang berarti akhir umat manusia. Digfor Design 24 Januari 2024 Bumi Memasuki Era Antroposen, Amankah untuk Manusia?

Bumi Memasuki Era Antroposen, Amankah untuk Manusia?